Kamis, 15 September 2016

Terlahir miskin

Terlahir miskin, itu bukan salah kamu, tetapi mati dalam keadaan miskin itu sudah pasti salah kamu Kata-kata penuh makna dari seorang Bill Gates, milyarder pendiri microsoft. Jadi maksudnya adalah saya tidak bisa memilih dilahirkan dari keluarga kaya, tetapi saya bisa memilih menjadi kaya yaitu dengan bekerja keras seperti yang dilakukan Bill Gates. Benarkah ? Sedang serius merenung, tiba-tiba Bill Gates muncul didepan saya. Setelah terkaget dan basa basi sejenak, langsung saya terlibat percakapan dengan beliau. Yang bekerja lebih keras dari kerasnya Anda itu banyak, tetapi kenapa yang super kaya cuma Anda seorang mr.Gates ? Ha ha ha, Bill Gates tertawa dengan dada berguncang-guncang, my friend.., kerja keras saja tidak cukup, tetapi diperlukan kepandaian, banyak teman, keuletan, visi kedepan, berada dijaman yang tepat, berada disituasi yang tepat. Kepandaian dan visi ? saya punya. Teman ? saya punya banyak. Ulet ? jangan ditanya itu sih, dijamin saya super ulet, ulet bulu malah haha kidding..tukas saya sambil tertawa. Bill Gates hanya senyum-senyum entah mengerti atau tidak humor "cerdas" saya itu. Tapi berada di jaman yang tepat ? apa itu ? berada di situasi yang tepat ? yang benar saja, itu kan susah, seperti saya tidak bisa memilih untuk dilahirkan dalam keluarga kaya, saya juga tidak bisa memilih berada dijaman yang tepat, dan saya tidak bisa memelih berada di situasi yang tepat dong..yah kalau begini saya tidak akan bisa menjadi super kaya seperti Anda mr. Gates, saya hanya bisa menjadi cumi alias cuma mimpi. well my friend, katanya Anda pandai dan ulet, belum-belum kok sudah putus asa ? iya saya pandai makanya tahu kalau ini tidak mungkin. saya ngeyel. My friend, coba ubah paradigma kamu, jangan kamu cuma work hard, tetapi harus work smart. Saya pun tidak bisa memilih dilahirkan di jaman yang tepat. Tetapi saya tahu bahwa di jaman saya, dengan menggunakan "visi kedepan" saya, dengan pengamatan saya, dengan pergaulan saya, saya tahu kalau komputer adalah perangkat yang akan mengubah dunia, sehingga saya memfokuskan semua kepandaian saya kepada penguasaan dibidang komputer. Dan saya tidak melakukannya seorang diri, saya mengajak teman-teman saya. saya manggut-manggut Jadi, itulah mengapa sedikit sekali orang yang sukses seperti saya, karena memang banyak faktor yang terlibat, namum bukan berarti mustahil bukan ? Apakah ada faktor keberuntungan mr. Gates ? Oh ya Tentu ada, my friend, keberuntungan adalah salah satu faktor kesuksesan seseorang. Kesuksesan saya adalah keberuntungan yang terbesar buat saya. Oh, kalau begitu, tanpa keberuntungan tidak ada seorangpun walau pintar dan banyak teman dan mempunyai semua faktor yang mr. Gates miliki, bisa menjadi sukses kaya raya seperti Anda dong mr, Gates ? haha.. kembali mr. Gates tertawa, jangan kamu bolak balik dong, saya sukses maka saya beruntung, bukan saya beruntung lalu sukses, mengerti kamu ? mengerti mr. gates, sahut saya sambil garuk-garuk kepala. Satu pertanyaan lagi mr. gates, apakah ada lowongan kerja untuk saya ? suasana hening krik krik bunyi jangkrik sayapun bangun dari mimpi tanpa tahu jawaban dari mr. Gates

Sumber : http://m.kompasiana.com/cumakicaukacau/terlahir-miskin-itu-bukan-salah-kamu-tetapi-mati-dalam-keadaan-miskin-itu-sudah-pasti-salah-kamu_54f97aeba33311af798b4690

Rabu, 14 September 2016

Kiat usaha

10 Tip Memulai Usaha Kecil dan Meraih Sukses

Lebih baik jadi kepala semut daripada ekor gajah. Begitu dalih para pengusaha. Berwirausaha memang sangat menggoda. Dengan sikap yang tepat, sukses bukan cuma impian.
Kalau Anda melihat Bill Gates atau Mark Zuckenberg, pasti Anda tergiur dengan kekayaan mereka yang luar biasa. Tapi sadarkah Anda, bahwa mereka juga memulai semuanya dari usaha kecil mereka. Dan tak satupun dari mereka yang menduga bakal mencetak keberhasilan seperti sekarang.

Perusahaan pemula yang berubah menjadi perusahaan sukses bernilai miliaran bahkan triliunan, dalam dunia bisnis tak bedanya dengan pemenang lotere. Meletakkan semua uang Anda dan berharap mendapatkan jackpot, Anda justru bakalan terpuruk.

Berikut 10 aturan untuk memulai usaha kecil. Daftar ini lebih untuk membuat Anda menyadari kenyataan yang ada, ketimbang gila-gilaan mengejar impian terdahsyat Anda dalam berbisnis.

Lebih realistis. Saat membuat model bisnis, coba lihat ke sekeliling dan cari contoh sukses dari model bisnis yang Anda kehendaki, lalu pelajari. Bila Anda tak dapat menemukan, entah Anda yang luar biasa jenius, atau model bisnis Anda tidak bakal berhasil di dunia nyata.

Jangan menginvestasikan uang sendiri. Karena kebanyakan bisnis adalah perjalanan yang berisiko, carilah partner. Jadi, jika semuanya tidak berjalan semua rencana, Anda tidak bakal bangkrut karena dana start-up tadi, dan tidak dikejar utang.

Perbudak diri sendiri. Jika Anda tidak bersedia bekerja keras, lembur, melupakan keuntungan pribadi dan kesehatan, maka wirausaha bukan untuk Anda. Pada awalnya, Anda pasti tidak akan mampu membayar karyawan, sekalipun karyawan yang murah. Jadi, karyawan Anda, adalah Anda sendiri.

Hargai waktu. Beri nilai uang pada waktu Anda, misalnya Rp20 ribu perjam. Ini akan membantu saat Anda harus mengambil keputusan: Bila sebuah toko mengenakan biaya Rp10 ribu untuk pengiriman setiap minggu, dan Anda membutuhkan waktu 2 jam untuk pergi ke toko tersebut sendiri, maka bayar terus ongkos kirim dari perusahaan tersebut, karena lebih murah. Ini mungkin bertentangan dengan aturan ke 3, tapi bahkan budak sekalipun juga memiliki nilai ekonomi.

Rekrut karyawan dengan baik. Tanpa memedulikan ukuran usaha Anda, pada akhirnya Anda akan merekrut karyawan dari luar. Untuk itu, lakukan proses rekrutmen dengan hati-hati, tanpa tergesa-gesa, dan perlakukan hal tersebut sepenting saat Anda memulai usaha. Sangat disayangkan sikap pemilik usaha yang punya visi untuk usahanya, tapi merekrut karyawan yang justru menghalanginya meraih visi tersebut.

Jual kelebihannya, bukan harganya. Saat Anda memulai usaha, sudah sewajarnya Anda frustasi memasarkannya.Tapi, jika Anda bersaing pada harga, Anda pada akhirnya kan menjual dengan harga pas-pasan atau bahkan di bawah modal. Kuasai keahlian berkomunikasi dengan pelanggan, untuk menjelaskan bahwa harga produk Anda lebih tinggi karena memiliki nilai yang lebih baik.

Ketahui angka dasar. Mengetahui berapa banyak uang yang Anda butuhkan untuk menjalani usaha – mulai dari sewa toko, listrik, asuransi karyawan, sampai harga tinta printer, kertas, dan pajak. Lalu bagi semua itu dengan berapa hari dalam setahun Anda akan buka, dan… itulah angka dasar – jumlah minimum pendapatan yang Anda butuhkan setiap hari. Jika Anda tidak pernah berpikir tentang angka dasar, coba pikir ulang.

Gunakan teknologi terbaru. Teknologi anyar seperti aplikasi dan penyimpaanan data dengan cloud technology sangat murah dan membuat perusahaan kecil dapat bersaing dengan perusahaan besar. Manfaatkan teknologi rendah biaya yang ada di pasaran.

Perlakukan vendor dengan baik. Perlakukan vendor dan suplier Anda sebaik mungkin, seperti halnya Anda memperlakukan para pelanggan. Mereka bisa saja memberikan diskon berdasarkan besarnya volume pemesanan Anda, atau bahkan demi menjaga hubungan baik, serta berharap ada peningkatan volume di masa mendatang. Hubungan yang baik membuat mereka juga dapat memahami keterlambatan pembayaran, bahkan memberikan pengiriman gratis.

Jadilah yang terbaik. Anda tidak boleh setengah-setengah.Setiap hal yang Anda lakukan untuk klien harus lah yangterbaik. Apapun yang Anda buat dan jual, haruslah yang terbaik. Lakukan itu terus menerus, dan kekuatan word of mouth akan menyebar.  (Sumber: The Washington Post/Slate Magazine)